Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, Prodi Hukum Keluarga UIN KHAS Jember Gelar Pelatihan Mediasi dan Legal Drafting Perjanjian Perkawinan
Jember, Fasya Media – Program Studi Hukum Keluarga Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (ToT) Hukum Keluarga dengan tema “Pelatihan Mediasi dan Legal Drafting Perjanjian Perkawinan”, Kamis, 10 September 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 2 Fakultas Syariah UIN KHAS Jember.
Kegiatan menghadirkan dua praktisi di bidang hukum, yaitu Uul Fathurrahmah, S.H., M.Kn. dan Nury Khoiril Jamil, M.H. Para narasumber memberikan penguatan pengetahuan sekaligus keterampilan praktis kepada mahasiswa mengenai proses mediasi dalam penyelesaian sengketa keluarga serta teknik penyusunan perjanjian perkawinan yang sesuai dengan prinsip dan ketentuan hukum.
Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Dr. Wildani Hefni, M.A., dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan kompetensi praktis bagi mahasiswa Hukum Keluarga. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya memiliki penguasaan terhadap teori dan norma hukum, tetapi juga perlu memiliki keterampilan profesional yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
“Pelatihan mediasi dan legal drafting perjanjian perkawinan menjadi bagian penting dalam menyiapkan mahasiswa Hukum Keluarga agar mampu menghadapi persoalan hukum keluarga secara profesional. Mahasiswa perlu memahami bagaimana membangun proses mediasi yang baik sekaligus mampu menyusun dokumen hukum secara tepat, sistematis, dan memiliki kepastian hukum,” ungkap Wildani Hefni.
Ketua Program Studi Hukum Keluarga, Inayatul Anisah, M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Program Studi Hukum Keluarga dalam memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik hukum.
“Kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami konsep mediasi dan perjanjian perkawinan di ruang kelas, tetapi juga mempunyai kemampuan untuk mempraktikkannya. Kompetensi tersebut sangat penting karena lulusan Hukum Keluarga akan berhadapan langsung dengan berbagai persoalan perkawinan, keluarga, serta penyelesaian sengketa di tengah masyarakat,” jelas Inayatul Anisah.
Materi pelatihan memberikan ruang kepada mahasiswa untuk memahami tahapan mediasi, teknik komunikasi dalam penyelesaian konflik, penyusunan kesepakatan para pihak, serta prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan dalam menyusun perjanjian perkawinan. Peserta juga memperoleh gambaran mengenai posisi perjanjian perkawinan sebagai instrumen hukum untuk memberikan kepastian dan perlindungan terhadap hak serta kewajiban para pihak dalam kehidupan perkawinan.
Program Studi Hukum Keluarga berharap kegiatan Training of Trainers tersebut dapat memperkuat kapasitas akademik sekaligus profesional mahasiswa. Penguasaan keterampilan mediasi dan legal drafting diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi dinamika dan kompleksitas persoalan hukum keluarga yang berkembang di masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Fakultas Syariah UIN KHAS Jember dalam menghadirkan proses pendidikan hukum yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada pengembangan keterampilan, profesionalisme, dan kesiapan lulusan dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Kontributor Fasya Media




